Ternyata dah tua begini baru ngrasain bagaimana belajar hidup. Bagaimana mengontrol diri, hidup bersama seseorang yang lain dalam satu atap. Harus terima diatur ini itu, yang bisanya aku cuek bebek terutama soal pakaian mo melekat seminggu pun ga ngefek.. sekarang duhhh..
Masak: ibu bilang "makan.. jangan jajan diluar" so kami pun harus priper sendiri masak apa, enak ga enak harus makan hasil karya sendiri, dan penghargaan berawal dari diri sendiri, bagaimana awal makanan itu sampai tersaji di meja makan. proses pilih, beli, bawa, masak sampai akhirnya makan bersama. Dan kami alhamdulillah tidak neko2 soal makan, kacang panjang di rebus, sambel pecel, nasi.. dah cukup paling buat sambel, krupuk ples pete..
Masak: ibu bilang "makan.. jangan jajan diluar" so kami pun harus priper sendiri masak apa, enak ga enak harus makan hasil karya sendiri, dan penghargaan berawal dari diri sendiri, bagaimana awal makanan itu sampai tersaji di meja makan. proses pilih, beli, bawa, masak sampai akhirnya makan bersama. Dan kami alhamdulillah tidak neko2 soal makan, kacang panjang di rebus, sambel pecel, nasi.. dah cukup paling buat sambel, krupuk ples pete..
3 minggu kami bersama seatap akhirnya waktu aktifitas kembali memisahkan kami... ada sesuatu yang terasa hilang saat menginjakkan kaki di rumah.. ini komit kami dan ini hanyalah masa transisi namun kami tetap pada tujuan awal membangun hubungan berumah tangga yaitu "hidup bersama". Terimakasih ta..
No comments:
Post a Comment