Sunday, May 31, 2009

ikhlaskan saja...

memang aku ga ada kontribusi apa2, hanya buat anak dan pergi. tapi apakah kepergianku untuk diriku sendiri? tidak, aku sedih, sakit, kelaparan demi. aku berikan semua (materi) yg aku dapat, ga ada artinya, ra keton jerih payahku.

kebangganggaan thdp keluarga besar, seberapa solid seh? pernah kost, ortupun ga nengok, bukan sebentar lho pakai lama... apa itu solid? care? bolehlah berdalih apa saja, silakan. sekarang mo nuntut? silakan... aku tunggu tuntutanmu. jangan cuma kejar materi2 saja diotak. aku bukan sapi perahan.

soal klaim, aku ga akan klaim aku yg besarkan dia, namun satu hal: dia tidak dapat asi kamu yg jelas hak dia. alasan ada didirimu sendiri. pengganti asi ya susu kaleng yg semua2 dari iuran keluarga besarmu itu. alhamdulillah.

semua masa lalu, ok semua masa lalu. aku terima masa lalu itu. mudah2an allah memberi jalan terang untuk kamu, dan semua sudah terlambat. lama penantianku untuk merubah namun sepertinya ga mungkin. pintu yang tadinya aku buka lebar2 dengan berat hati aku tutup rapat. jangan ada penyesalan nantinya.

kamu ya kamu, aku ya aku... mau berbuat apapun aku tetap saja buruk dimata keluargamu...

Wednesday, May 27, 2009

Interview model baru

Kring... bunyi hapeku ples nggetar lagi. Kebetulah kemaren sore aku lagi dijalan tepatnya kemayoran), ku lihat nomernya +620210000007. Dengan gaya belepotan aku njawab ya seadanya, biasanya seh dulu pake bahasa kera tapi kali ini kera ga bisa maen karena kan onli pois.

Nah..

Pagi ini neh, abis: critanya diintrogasi pake imel saja, yang intinya nanya soal kerjaan, kebisaan, terus pengalaman dan juga tambahan ditantangin. Aku ndiri juga masih ragu mo mutusinnya, jane seh keputusan bulat2 diaku, lah gimana ga bulat: single banget loh :(, mo kemana kek mo ngapain kek ya terserah gw. Sekarang giliran dapat jobs bagus kaya ini mo dilewatkan sayang ga ya sebenarnya mo untuk apa, maksudnya mo cari apa lagi seh. Dah tak itung2... sebulan bisa ndapetin minimal $4500.

Hayoooo... sapa mau 1000 2/3 dech, diobral2...

Tuesday, May 26, 2009

Statusku sebagaimana org tahu...


Biasalah kalau ngapel malmingan di-dpd, temens nanyain "gmn kabar kluarga, anak" dan spt biasanya ya aku jawab "alhmadulillah insya allah sehat". Kenapa aku mesti bohong dg keadaan yg sebenarnya, "sedih sebenarnya tiap ditanya soal kluarga, tp ya mo gimna lagi".

Mungkin saatnya ga tepat tuk terus terang, masa didepan orang banyak bilang "aku tuh sebenarnya duda" walah, abis itu dah terbayang pastilah hujan deh pertanyaan, lantas timbul gosip.

Disini sajalah:
Jujur aku juga ga menghendaki hal seperti ini, sama sekali. Apalagi aku punya anak yang bener2 aku seneng banget, ini asli bukan karena nulis di .net jadi dimanis2in :p. berbagai proses aku tempuh, namun ya... Nihil semua dan pada akhirnya jadilah tergugat.

Memang aku ga kasih nafkah baik lahir maupun bathin (kusus ini: yg bisa jawab hanya dianya), nah yang lahir saja:
jangan samakan gaji jepang dengan gaji indo palagi baru masuk kerja, itu saja status bantu2 karena daripada dikampung jadi bintang2an. Aku sisihin dari apa yang aku peroleh, walau aku sendiri ga tau hidup kaya apa, apalagi harus nanggung adiku di jakarta. Berat, berat sekali rasanya terutama soal gimana dapatin uang. Namun aku selalu sisihin bagian besar (menurut aku) untuk anak istri. Ga ada respon, bulan berikutnya aku kurangin jatahnya ya selain aku juga butuh sambil ngetes: ada kata2 tidak. Dan ternyata tidak.

Dan tibalah saat dimana hal itu moment yang bisa dibilang terakhir kali bertemu bareng seluruh kluarga dia: dibilang "mung" artinya cuma.

terus per detik itu aku putuskan tuk men-stop soal materi sama sekali, ga ada duit lagi. Percuma, aku disini bisa dibilang makan sekali sehari malah ga dianggap sama sekali sambil nunggu apakah akan ada tanggapan baik dari dia atau kluarga dia. Ternyata "tidak".

Dari 3 point tersebut lalu aku simpulkan memang aku sudah tidak dianggap lagi baik oleh dia atau keluarga dia. Usaha tuk menghubungi by phone masih aku lakukan walau ke no mertua. Tapi ya masih dapatlah kata2 "indah" akhirnya memang aku coba tuk ga kontak sesuai permintaannya "jangan pernah ... Kluargaku, aku dah ga sudi, dll dll... " banyak lah.

Aku diem, dan dia minta aku menceraikannya, tapi aku ga layani, aku masih berharap dia bisa berubah dan mau baikan lagi, tapi ya memang kemauanku lain dengan apa yang digariskan. Terkejut aku begitu berita dari desa "ada panggilan dari pengadilan agama purwokerto"

Walau senyum aku menanggapinya, sakit itu terasa sekali. Harapan waktu itu damai, karena pas bulan puasa, tapi ga ada yang namanya damai.

oktober akhir 2007, selesailah statusku yang sebenarnya. Benar2 depresi berat: kerjaan yang berjibun yang kebetulah proyek di merauke, transisi di makassar belu lagi jakarta dan kuliah. Amit2 jabang bayi, jo ngasi anak putu nemuin hal aneh kaya aku ini.
Dan kluarga aku ga tau persis kenapa bisa seperti ini, ya gimana aku mo cerita, lah aku sendiri bingung ga tau ada apa kok, mulih cuti sebulan di indo saja dicuekin kaya ga diharapkan, ya sungut2 lah... Bolak balik pwt-jakarta, lama ga ketemu ga ada yg namanya kangen2an. Boro2, wong pegang tangan saja pas liad rumah sj ditepis "ngapain sih", padahal kan tujuanku baik, takut dia jatuh, kan pakai tangga lom jadi.

kondisiku sekarang:
Ga baik2 amat, biasa saja dan masih berpikir keadaan dia dan shiiba, ini bukan pemanis, tapi aku cari info2 lewat internet. Susah tuk digantikan, karena aku selalu berpikir "anak", bayangkan coba: apabila aku beristri lagi (ada yang mau ga yah :p) aku punya keturunan lagi, shiiba kan anakku, belum tentu istri baruku nerima shiib begitu juga shiiba. taruhlah dapat orang baik, secara lahir sayang, tapi hati tetap saja anak kandung lain. Nah posisiku? Dua2nya anak kandungku... So?!
Nah...
Begitu juga dengan dia, apa suami barunya bisa jadi bapak yang baik untuk shiiba? Mau nerima shiiba selayaknya anak sendiri?

Bingung toh...

Penjelasan ini mudah2an bisa diterima oleh rekan2 apabila nanti tahu status yang sebenarnya ttg aku "kenapa aku selalu berbohong soal keluarga", dan juga kenapa aku ga ambil langkah2 seperti kebanyakan laki2, baca: cepetan cari pengganti.
apalagi dengan kondisi spt sekarang ini. Ya moga2 dengan doaku, usahaku dan jerih payahku nantinya dapat manis. rasa pahit ini aku anggap sebagai jamu, walaupun memang dari kecil pe detik ini selalu dicekoki jamu alias susah mulu. Tapi inilah proses, jalani saja, insya allah, allah telah mempersiapkan kejutan yang akan merubah semuanya. Amiin.

Monday, May 25, 2009

Shiba

Hmm.. kamu dah gede banget nak. Alhamdulillah walaupun hanya liad gambar, aku bisa melihatmu lagi. Jeritan hati ini menggema, walau tak ada yang tahu. Namun mungkin kamu bisa merasakan nak, seperti apa kehidupan bapakmu ini disini. Memang tidaklah memprihatinkan karena ya alhamdulillah masih ada yang mau menggunakan tenaga bapak namun ya tetep saja tujuan hidup belum tahu mau kemana.

Pepatah bilang: semakin tinggi pohon semakin keras angin menerpa, tapi kan bapakmu ini bukan pohon dan ga tinggi lagi jadi ya pepatah itu hanya sekedar pepatah saja. Kapan ya le.. kita ketemuan, tapi kayanya klu bapak yang nyamperin ke rumah sana sepertinya ga mungkin sekali untuk saat ini. Masih terngiang2 dikuping ini, pomaneh teko, lha wong by phone saja buat hati nggrantes ancur abis.

Tapi mudah2an ya nak, doain saja: semua ini adalah hikmahnya, walaupun bapak juga belum ngerti ada hikmah apa dibalik semua ini. Kalau ngomong capek, jelas capek... tapi sekarang ini bukannya bapak mikir, tapi sudah mendingan bisa konsen mikir kerjaan, berharap suatu saat nanti siba bisa dolan atau bahkan tinggal di rumah di jakarta.

Friday, May 22, 2009

no care anymore

on the latest days I feel to be an object only. not all, but almost all, including my brothers. the young brother more love to his girl, so I am like a supplement. When I need his helping, no answer at all.

As old brother, I am wondering about you. Really. But may be, you give me the point only for supplement, no important. I try to bring you to be professional, but you choose "fun" only. Don't you shy if you can't do the task? This is always you did.


You more love your darling than your brother. Yesterday, I just want to share about mas sito, but there is no reply from you. OK lah, I am so sorry about, I want to try to be mine.
For the job:
Please enjoy with your choice (if you want as you want), because you too difficult to improve.
but...
if you want to change, starting from now may be not yet too late. Let's discuss and what do you want.

Wednesday, May 20, 2009

Kerinduanku

Hari ini secara tidak sengaja aku liad poto anakku shiiba lagi di pantai, dah gede dan makin ganteng. Tapi sayang sekali, kami terpisah sejak dia umur sekitar 7 bulan dan sampai detik ini ga pernah bertemu lagi. Kangen? jelas lah.. ga pernah aku lupa kaya apa anakku itu, foto2 dia april 2007 aku upload sebagian di picasa paman gugel dengan id hantuketawa:

Saturday, May 16, 2009

Siapakah aku ini?

Hidup itu selalu dihadapkan kedalam 2 pilihan, banyak hal yang mesti dihadapi baik yang suka atau tidak suka. Dalam lingkup pekerjaan juga demikian. Aku ga pernah ngrasa sebagai bos dalam timku. Sama... hanya saja aku yang paling tua dan mendapat kesempatan menyerap pengetahuan lebih dulu. Aku juga ngrasa dekat sama mereka, boleh dibandingkan dengan departemen lain dech.

Namun ada sesuatu hal yang membuat aku selalu bertanya:
  1. Apakah aku terlalu soft dalam mengatur, atau sudah mampukan aku mengarahkan mereka?
  2. Cara seperti apa yang sekiranya pas diterapkan, karena jujur bekgronku adalah teknik. Soal bekgron ga akan aku ambil sebagai kambing hitam, dan berhasil tidaknya biarlah orang yang menilai
  3. Apakah aku sudah peduli
  4. dll dll..

Terus apa yach.. puyeng aku ga bisa kluar diotak, padahal dah penat nih kepala pengin nulis cuma ga bisa tertuang... I already sent an email to ...

Friday, May 15, 2009

Musukashi ne

Honto atamaga itai n desu. Kinou, watashi to hrd-san wa hanashimashita. I just listener no more than but the topic is my team. Until the posting is written, one of subject has not know yet.

I told to extend and or gave a second chance but "dame da yo" whatever I explained as reasons. I don't know what's kind next partners. But we are the one, we can create new business together like planned before. Ganbatte kudasai...

Thursday, May 14, 2009

Andaikan...

seandainya:
dulu aku ga menikah cepat pastilah tidak seperti sekarang ini, seandainya anakku deket sama aku pastilah aku juga tidak seperti saat ini hampa dan tidak bersemangat, dan apabila aku ga berangkat ke Tokyo waktu itu pastilah semua mungkin akan baik2 saja.

sekarang...
semua telah berubah, tersisa hanya puing angan2 dan semangat mengumpulkan uang tuk membahagyakan keluarga. tebusan kelaparan yang aku rasakan benar-benar pada bulan2 pertama di negri orang, sampai berkenalan dengan sosok yang namanya pingsan karena LAPAR tak ada daya jualnya sama sekali.
Coba bayangkan: gimana rasanya makan indomi 1 bungkus untuk 2 kali makan

kemudian:
peristiwa2 yang ga bakal bisa terlupakan >> dari yang halus, semi halus sampai super kasar yang sampai aku tulis ini dan sudah dinyatakan selesai secara hukum "tanpa adanya keluarga dari pihak dia, dan digantikan dengan seorang teman saja" Aneh sekali, kok bisa: mantan ibu mertua yang garang di belakang dan manis di depan, tak tahu klu telp sama orang ya difilter "lah wong aku nguping di-loud speaker" jelas sekali apa yang diucapkan.

Mencari kebenaran tapi "salah", jadi apakah aku juga kudu mempercayai hal2 yang tidak logis? "menginap di wisma pertamina | mang siapa elo?">melapor ke SCTV | artis bukan">tega nglepas orang ga pegang duit | wong dia yang pegang ATM, mikir dunk itu juga ATM sapa">nginep di tempat leni | aku telp ke rumah leni menanyakan kebenaran itu, eee malah aku dikira ga percaya apa yang mereka bilang" sampai akhirnya aku anggap selesai TUTUP lah masalah namun ya baik2 lagi, aku coba manjauh tuk meredam sambil nunggu lelehnya hati baja tapi ya harapan tinggal harapan.. karena ingat keutuhan keluarga dan anak walau tak mendapat kan jawabannya "KENAPA" yang sampailah datang surat gugatan dan finally THE END

Wednesday, May 13, 2009

Thanks for share

Sometimes I felt not comfortable with him by some reasons which one of them is talkative (urusai in Japanese) and I have to leave my activity only to listen not to do anything. But... there is "but" word here

"Every he gets new knowledge, information or news usually will tell me", One point which I do not rather dislike is even if talking about somebody. I have to filter all information comes by carefully. Beside it, I would like to Thank a lot for Knowledge Information both technology and business. All open: Arigatou ne

Tuesday, May 12, 2009

Banjir lagi

Desigh... 100 dech. Banjir lagi, walau cuman naik ojek klu banjir2an ya ga tega lah ke pak tukang oj nya. Akhirnya mbalik lagi, cari kantor di pegunungan yang terbebas dari banjir. Yg konon di brita tadi pagi, tanggung pante utara jakarta jebol.

Yah dah nasib, cari duitnya di-banjir2an gini, walaupun kaki rangen, bentol2, kena kurap ya klu masih lumayan tuk nyambung napas. Bentar ku mau mbayangin... lom 2 tahun motor dah 2 pada kudukan.. iiihh ga menarik sama sekali, tak menutup kali yak. Beda klu si "bos2" gitu, tinggal kol duraifu (nihon-go) kecupak kecupak boil dateng siap antar ke muara baru. Cuman aneh, bos2nya omongannya ga terkendali, padahal yah aku pernah baca di buku2 psikologi, apabila orang suka ngomong kelebihan2 nya sendiri itu sebenarnya oposite nya.

Ups.. ada yang OL lagi, soalnya ini kan YM-ID nya punya pak cik, dah ngerjain cik- elisa, pak Bag ni ini.. si gomar onlen.. wes2, aku mo jalan2 ke muba dulu mo buwat fax server tuk meroke. ra penak rung rampung soale

Monday, May 11, 2009

Rich and Smart, U wanna B?

Curhat Session yuukkk
Aku bermimpi menjadi seorang kaya dan pinter, tapi apa daya ternyata ya gini2 aja, bukan semakin deket malah semua makin jauh dan jauuhh. Otak makin bebal, kocek makin langsing, umur makin tua (banyumas bukan bangka loh), wajah makin ancuRr. Pokoke dah ga ada yang bisa dislametin dech

Baidewe, walau gitu masih hidup. Ni namanya cuma nulis yang ga penting namun penting. Tak mudah soalnya tuk nulis sepenting ini tau. Mo ngomongin orang ga enak, yang sudah ya sudah lah.. toh reward ada saja lah dari yang lain.

Ga dapet kepedulian dari yang satu atap ya masih ada yang lebih peduli walau beda atap. Contohnya: sepatu aku yang tinggal satu2nya sisa2 waktu nguli di jepang kotor minta ampun wah lebih dari 3 bulan kale.. ee temen yang baik hati tuh mau nyuciin (makasih yach)

Rencanany aku mo masak di kostan, dah beli kompor gas, teflon, dsb2 perkakas masak, paling banter buwat omelet dan ayam kecap (hasil privat ke mas zaenal waktu di park axis tameikesannou dulu)

Sunday, May 10, 2009

Tolong ngga tolong ngga...


Duh, kaya e aku kudu buka praktek psikologi, tapi klu psi kaya e cuma sages ae, klu ini kudu buka siap kantong. xixix.. Hmmmm psiko-bank kali yach, lebih tepat toh?!...

Manakala aku butuh, aku hanya sanggup menjerit di hati. Namun kenapa banyak yang datang tidak cuma menjerit namun meraung2... jadi serba bingung. Lagi ngarepin kebutuhan ndiri saja masih puter otak gimana caranya mengkafer, ru dapet 0.5 eeee ada yang butuh. Lepas lageee tuh ikan

Saturday, May 9, 2009

Mr. Limbad

do you know who is limbad? but here I wont to talking abt him, but there is a correlation between. "TEGAL" is the key.
I have a good friend from tegal, he is name is udin, status student at yai-ni yai-tu. you know yai univ? yai is a campus where students very brutal. no day without wars with neighbour campus. true or false abt information you can give a point by selft.

by the way...

kenapa dengan limbad mesti jadi titel/ lagi hot, to be the master yah. namun bukan itunya, aku tuh sepertinya hidup ga pelit2, aku ker ke semua temen namun klu diginiin: dicuekin, didiemin tanpa ada masalah apa: ya buat sensi.

tapi yang jelas aku ga ngrugiin beliau, lagi ga sombong. pulang ga pamit, mang aku dianggap apa? enough once session dech, pake only. i can life without him, still to much people yang bisa menerima dan menghargai. "din apabila elo baca ini, silahkan komen", kita belajar hidup bermasyarakat, ada tatakrama, ada adab.

kepedulian perlu: karena hidup ga bakal bisa sendiri, boleh kluarga ada namun orang yang akan paling terasa adalah yg paling deket. but if you want to keep it, pls. i just want to know after what kind you will to be. enough, keep silent and good luck to beat IP >3.0 (??????)

Friday, May 8, 2009

Dissapoint after decided...

Some times boring, My new family already breaking down... kaya lagu and only in memorial. Now want to get up by a little power I have. Hard... sick... tapi kudu dijalanin, I will and I can

Busyet....

Ada hal yang membakar es-mozi-q kemarin. Ceritanya.. Kring2... cal from SIP, waks "apa harus di perintah dulu dengan kasar baru kamu kerjain? ..." ah dag biasa... truz aku njawab kan, aku dah ikutin prosedur, dengan buwat laporan ke pihak yang berkopenten.. ee dapat dech.. "prosedur apaan, jangan melem,par kesalahan ke orang" dengan dongkol aku bilang "maaf, saya salah" dan telp aku tutup. dan ga babibu aku ngacir ma adiku ke CBD, rubah ndiri.

Masa aku yang notabene jebolan elektro ganti line input MCB ga bisa, adiku juga yang kenyang makan listrik juga ga becus... ooo hooo... masalah kecil, tanpa bagian yang punya wewenang listrik dsb dsb kami bisa. IT serba bisa.

Theennnnngggg.... darah mucrat diotak, dan tik tik tik ketil imel.. yang menerangan "aku berterimakasih dan minta maaf klu dah merepotkan" namun dibalik kalimat itu ada sebuah ancaman "kapanane wong kuwi ono masalah, tak cuekin, asli", let's play!

Thursday, May 7, 2009

Siapin kontrak, buat cv, develop terus....

Tak ada ujung nya sepertinya, tapi ya beginilah hidup. Sebagai manusia beriman ya berusaha untuk cukup walau mungkin dengan level yang seperti ini jauh dari gambaran orang2. Semua mengalir, semua mengalir...

Keteter: itu kata yang selalu membisiki hati, bisa ga aku lakuin ini dengan queue yang makin padat kaya re martadinata yang sedang dibenerin :p. Ada yang minta dibuatkan draft kontrak kerja outsorcing, dan alhamdulillah dah selesai.. tinggal gimana nantinya, mo direvisi apa ga tergantung.. eee sapa tahu kemurahan dengan 9,5jt/bl mo ditambahin jadi 2x atau 3x lipet. Amiiinnn

Ada lagi yang menjudge ga bisa apa2, tapi wahai orang2 yang beriman: aku mendapat kesempatan untuk bergabung dibeberapa perusahaan besar loh, dalam dan luar negri. Ooooo... ga ada kolusi, nepotisme dsb dsb.. lah wong aku kere tur ga pedean kok pake ngonoan... ga maen lah. Sealnjutnya ya terserah anda.. would you like to know more about me... hurry up click here.... and then you will get apa apa aja bisa di get dech

Wednesday, May 6, 2009

Hmmmmm... senyumlah walau tidak paham

Boleh orang bilang aku ecek2, boleh orang bilang aku katro, boleh juga orang bilang aku teklek, apa aja boleh boleh saja... hal itu hak orang untuk memberi penilaian, baik soal pribadi atau profesionalisme pekerjaan.

Memang salah klu orang produksi jadi IT? terus memang salah klu orang elektro belajar jadi programmer? dan terus memang salah klu tahu sesuatu bisa sesuatu nggak gembar-gembor? dan apakah salah juga klu yang ga ber-bekgron aiti jadi bos aiti? hihi.. karena aku jadi bos kecil.. xexexe..

Ada hal yang menggelikan di aku, beneran. dan mungkin aku kudu berubah mencitrakan diri kalau aku ini pinter, tapi apa iya yach aku ini pinter beneran? soalnya aku pernah ikut orang yang katanya pinter namun ya menurut aku, aku nilai biasa aja tuh, mungkin hanya omonganya saja... kata temen baruku di cibitung (tadi aku kesana... persis professor gayanya), aku salut abis aku bisa nilai orang yang bisa sama orang yang hanya bisa (omong).

Apa salah tak pernah ngecap kehidupan sekolahan naik mersi? tidak bukan? klu mau jujur neh... pakar2 IT itu dari elektro... jadi ya begini saja. Menilai diri sendiri dulu, sudah bisa apa aku ini... Makan di warteg dah enak, cukup, mati masuk surga.. Amiin...

only talkactive no body will be exist long, and learn more and more to be come best, dont shy and honest

Monday, May 4, 2009

How if

How if you are to be myself... on lips "I can say 'nothing...'" but in deep my heart cant. Always remember what's kind your voice, not only once.. and also what she (your mom) says about, very different between. I know it from ....

shiiba, i miss you, i would like to see you but impossible for now, I will never come to menoreh again. this statement is not true but I just followed. Once, twice, 3rd but there is no effect... so what should I do?

Now, All was to be end... you will know who is true.....