Monday, May 25, 2009

Shiba

Hmm.. kamu dah gede banget nak. Alhamdulillah walaupun hanya liad gambar, aku bisa melihatmu lagi. Jeritan hati ini menggema, walau tak ada yang tahu. Namun mungkin kamu bisa merasakan nak, seperti apa kehidupan bapakmu ini disini. Memang tidaklah memprihatinkan karena ya alhamdulillah masih ada yang mau menggunakan tenaga bapak namun ya tetep saja tujuan hidup belum tahu mau kemana.

Pepatah bilang: semakin tinggi pohon semakin keras angin menerpa, tapi kan bapakmu ini bukan pohon dan ga tinggi lagi jadi ya pepatah itu hanya sekedar pepatah saja. Kapan ya le.. kita ketemuan, tapi kayanya klu bapak yang nyamperin ke rumah sana sepertinya ga mungkin sekali untuk saat ini. Masih terngiang2 dikuping ini, pomaneh teko, lha wong by phone saja buat hati nggrantes ancur abis.

Tapi mudah2an ya nak, doain saja: semua ini adalah hikmahnya, walaupun bapak juga belum ngerti ada hikmah apa dibalik semua ini. Kalau ngomong capek, jelas capek... tapi sekarang ini bukannya bapak mikir, tapi sudah mendingan bisa konsen mikir kerjaan, berharap suatu saat nanti siba bisa dolan atau bahkan tinggal di rumah di jakarta.

No comments:

Post a Comment