Thursday, May 14, 2009

Andaikan...

seandainya:
dulu aku ga menikah cepat pastilah tidak seperti sekarang ini, seandainya anakku deket sama aku pastilah aku juga tidak seperti saat ini hampa dan tidak bersemangat, dan apabila aku ga berangkat ke Tokyo waktu itu pastilah semua mungkin akan baik2 saja.

sekarang...
semua telah berubah, tersisa hanya puing angan2 dan semangat mengumpulkan uang tuk membahagyakan keluarga. tebusan kelaparan yang aku rasakan benar-benar pada bulan2 pertama di negri orang, sampai berkenalan dengan sosok yang namanya pingsan karena LAPAR tak ada daya jualnya sama sekali.
Coba bayangkan: gimana rasanya makan indomi 1 bungkus untuk 2 kali makan

kemudian:
peristiwa2 yang ga bakal bisa terlupakan >> dari yang halus, semi halus sampai super kasar yang sampai aku tulis ini dan sudah dinyatakan selesai secara hukum "tanpa adanya keluarga dari pihak dia, dan digantikan dengan seorang teman saja" Aneh sekali, kok bisa: mantan ibu mertua yang garang di belakang dan manis di depan, tak tahu klu telp sama orang ya difilter "lah wong aku nguping di-loud speaker" jelas sekali apa yang diucapkan.

Mencari kebenaran tapi "salah", jadi apakah aku juga kudu mempercayai hal2 yang tidak logis? "menginap di wisma pertamina | mang siapa elo?">melapor ke SCTV | artis bukan">tega nglepas orang ga pegang duit | wong dia yang pegang ATM, mikir dunk itu juga ATM sapa">nginep di tempat leni | aku telp ke rumah leni menanyakan kebenaran itu, eee malah aku dikira ga percaya apa yang mereka bilang" sampai akhirnya aku anggap selesai TUTUP lah masalah namun ya baik2 lagi, aku coba manjauh tuk meredam sambil nunggu lelehnya hati baja tapi ya harapan tinggal harapan.. karena ingat keutuhan keluarga dan anak walau tak mendapat kan jawabannya "KENAPA" yang sampailah datang surat gugatan dan finally THE END

1 comment:

  1. 1. klo berfikir keluarga ku gag tau aku sidang cerai. kamu salah besar. aku memang melarang mereka untuk ikut. bahkan klo boleh sendiri pun aku selesein sendiri, karna berhubung dari pihak pengadilan menuntut harus ada satu saksi, jadi aku bawa leni & atas sepengetahuan keluarga leni dan keluarga ku

    2. memang ada larangan klo bukan pegawe pertamina trus gag boleh nginep di wisma pertamina ?? keknya yang penting bisa bayar sewa kamarnya deeh. lagi pula murah kok, gag kek di novotel tapi tekakan batin :p klo gag percaya cek aja beberapa tahun yang lalu atas nama sylvia purnama dewi
    oyaah tuh wisma berseberangan ma stasiun gambir

    3. melapor ke SCTV ?? siapa pun berhak melapor klo merasa kehilangan seseorang. berita orang hilang ada kaan ??

    4. ATM & Duit siapa ?? ya jeluz duit aku dan siba dunk, memang dapetnya dari kamu tapi itu memang hak kami untuk dinafkahi

    **semoga gag dimoderate**

    ReplyDelete